Inspirasi

Daud bagi saya adalah orang yang sangat memberikan inspirasi. Walaupun dia hidup pada masa lalu, kisahnya tetap menjadi inspirasi yang sangat mengubahkan orang-orang. Bagaimana mungkin seorang tukang gembala kambing domba bisa menjadi seorang raja di Israel? Tapi itulah yang Nama-Nya TUHAN, DIA suka memakai orang yang sederhana, kecil, dan tidak terpandang untuk membuat hal-hal yang besar.

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakannya yang tinggi, sebab Aku menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.
(1 Samuel 16:7)

Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: “Bangkitlah, urapi dia,sebab inilah dia.”
(1 Samuel 16:12)

Jangan terlalu khawatir tentang apa yang dikatakan orang tentang kamu, karena mereka tidak akan pernah bisa melihat hatimu. Orang hanya akan memandangmu dari sebelah luar, mungkin ada yang mengenalmu, tapi tidak akan pernah ada yang mengenal hatimu sedalam TUHAN mengenalmu.

Daud terkenal sebagai “pencari hati TUHAN”, dia juga terkenal sebagai pemazmur yang sangat disukai. Di dalam segala hal Daud bersyukur kepada TUHAN, meskipun keadaannya dalam keadaan tidak baik.

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu!
Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
(Mazmur 34:9)

Sangat gampang ketika keadaan baik-baik kita berkata “TUHAN, ENGKAU Baik!!”, tapi ketika kita di perhadapkan kepada masalah yang sepertinya tidak ada jalan keluar lagi, apakah TUHAN sudah berubah menjadi tidak baik?

Daud ketika berkata seperti itu, ia dalam keadaan yang sangat ketakutan

Daud memperhatikan perkataan itu, dan ia menjadi takut sekali kepada Akhis, raja kota Gad itu. Sebab itu ia berlaku seperti orang yang sakit ingatan di depan mata mereka dan membiarkan ludahnya meleleh ke janggutnya. Lalu berkatalah Akhis kepada para pegawainya: “Tidakkah kamu lihat, bahwa orang itu gila? Mengapa kamu membawa dia kepadaku? Kekurangan orang gilakah aku, maka kamu bawa orang ini kepadaku supaya ia menunjukkan gilanya kepadaku? Patutkah orang yang demikian masuk ke rumahku?”
(1 Samuel 21:12-15)

Seperti itulah keadaan Daud ketika ia berkata “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu!”.
Waktu itu Daud sudah diurapi oleh Samuel untuk menjadi raja di Israel, bukankah memalukan bagi seorang raja bertingkah seperti orang gila dan membiarkan ludahnya meleleh ke janggutnya?
Hati yang tidak berubah di dalam kondisi apa pun yang TUHAN mau, seperti yang Daud lakukan.
Saya yakin Daud bukan seorang pengecut, kalau dia seorang pengecut bagaimana mungkin dia berani menantang Goliat?

Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang itu. Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan bahwa segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan lembing. Sebab di tangan TUHANlah pertempuran dan Ia pun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”
(1 Samuel 17:45-47)

Ketakutan bisa datang kapan saja, anda boleh saja takut, tapi jangan sampai ketakutan kita yang mengambil alih.
Ketakutan sebenarnya hanya sebuah khayalan kita yang mengada-ada tapi terlihat seperti betulan.
Belum tentu apa yang kita takuti itu sepenuhnya benar. Ada orang yang takut kepada seekor kecoa, ketika ia melihat kecoa dia berteriak sekuat tenaga seperti orang melihat singa, padahal kecoa tidak akan membunuh atau menggigit kita kan?

Fears is just like an illusion
because FEAR is
F”alse

E”vidence
A”ppearing
R”eal
-Nick Vujicic-

Ketakutan malah menjadi penyebab banyak orang gagal, memang jelas-jelas kita manusia pasti mempunyai rasa takut, tapi bukankah Firman TUHAN katakan begini..

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
(Filipi 4:13)

Jadi kenapa kita tidak boleh takut? Bukannya takut itu sifat alami manusia?
Ya itu benar! Karena kita itu diciptakan seharusnya untuk takut kepada TUHAN.
Adam juga diciptakan untuk takut akan TUHAN awalnya, karena TUHAN perintahkan Adam supaya dia jangan makan buah tentang pengetahuan yang baik dan yang jahat. Tapi ketika manusia makan buah itu, jatuhlah mereka dalam dosa karena tidak takut kepada TUHAN.

Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena inilah kewajiban setiap orang.
(Pengkhotbah 12:13)

Berarti takut akan TUHAN bukan hanya kewajiban seorang pendeta, tapi juga setiap kita, karena Firman TUHAN katakan, karena inilah kewajiban setiap orang.
Itu adalah takut yang benar, tapi ketika kita tidak takut kepada TUHAN pasti kita takut kepada yang lain. Bisa jadi kita takut kepada dukun, manusia, dan bahkan diri kita sendiri! “Bagaimana mungkin saya takut kepada diri saya sendiri?”, ketika kita sombong, itu sebenarnya kita sedang menyembah kepada diri kita sendiri, dan itu artinya kita sedang takut kepada diri kita sendiri. Oleh sebab itu Yohanes bukan tanpa alasan menulis ini..

Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.
(1 Yohanes 5:21)

Jika hati kita sudah mulai terpikat kepada yang lain dan bukan kepada TUHAN. Waspadalah mungkin itu berhala yang sedang kita sembah!

Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah behala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
(Efesus 5:5)

Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Jangan menganggap dirimu pandai!
(Roma 12:16)

Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.
(1 Korintus 15:10)

Alkitab sudah memperingatkan kita agar kita tidak menjadi orang yang sombong, jika hari ini Firman TUHAN menegur kita, jangan keraskan hati, biar TUHAN yang membentuk kita. Kita ada sebagaimana kita ada sekarang itu karena Kasih Karunia TUHAN YESUS KRISTUS.

Tapi kalau kita tetap sombong, maka inilah yang akan menjadi bagian kita ketika kita menentang TUHAN..

TUHAN akan menghajar engkau dengan batuk kering, demam, demam kepialu, sakit radang, kekeringan, hama dan penyakit gandum; semuanya itu akan memburu engkau sampai engkau binasa.
(Ulangan 28:22)

Cepat atau lambat TUHAN akan melakukan itu, apa pun yang kita banggakan, misalnya harta, jabatan, kerohanian, hikmat, dll..
TUHAN akan membuat semuanya menjadi kekeringan, penyakitan, digerogoti hama, dan kematian.
Oleh karena itu penting buat kita untuk takut kepada TUHAN dan bukan kepada yang lain, karena…

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
(1 Yohanes 4:18)

Lalu, bagaimana kita bisa mengalahkan ketakutan?

sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.
(1 Yohanes 5:4)

Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.
(Galatia 5:6)

Iman kita bisa mengalahkan dunia ketika iman itu bekerja oleh kasih, tanpa kasih iman tidak akan berkerja.
Banyak orang Kristen pandai bernyanyi di gereja, “ALLAHku Dahsyat! Berkuasa! Surga bumi sujud menyembah!”,
tapi apakah ALLAH yang dahsyat itu berubah menjadi tidak dahsyat hanya karena masalah? Sama sekali tidak!

Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.
(Ibrani 13:8)

TUHAN YESUS KRISTUS itu tetap sama, DIA itu Pribadi yang sama seperti yang tetulis di dalam Alkitab dan DIA tidak berubah. Seharusnya kita tetap mengasihi TUHAN meskipun ditengah masalah, karena ketika kasih itu mengaktifkan iman, maka akan timbul mujizat!
DIA sanggup membangkitkan orang mati, membuat orang lumpuh berjalan, memelekkan mata orang buta, memulihkan dan melakukan apa pun yang mau DIA lakukan.
DIA adalah inspirasi terbesar bagi Daud dan bagi kita, kasih-Nya mengubahkan kita.

Saya juga terinspirasi oleh Nick Vujicic dan Philip Mantofa. Mereka adalah orang yang keren menurut saya, mereka manusia yang menginspirasi banyak orang ditengah keadaan mereka yang tertekan, depresi, bahkan hampir mau bunuh diri.
TUHAN berkarya di dalam hidup mereka dengan sangat luar biasa dan mereka menjadi orang yang memancarkan Kasih TUHAN ketika TUHAN menjamah mereka.

Tidak kalah menginspirasi adalah seorang “Emak Yana (Thaw Lien Cin)” yang adalah seorang ibu dari seorang hamba TUHAN. Beliau adalah seorang yang sangat menjadi inspirasi buat saya, meskipun sudah tua dia sangat setia kepada TUHAN.
Beliau selalu duduk pada bangku barisan ke dua dari depan.
Saya suka duduk di samping beliau, dan dia sering tersenyum manis untuk saya.
Saya ingat kata-kata beliau sebelum beliau wafat, inilah yang beliau katakan kepada saya, “kamu harus setia”. Saya sangat terinspirasi dengan kesetiaannya, dan beliau adalah bukti nyata orang yang setia yang bisa saya lihat.

Sekarang beliau sudah wafat dan dimakamkan, tapi apa yang sudah beliau bagikan tidak akan bisa saya lupakan. Saya ingin kehidupan beliau dapat juga menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Siapa pun yang menjadi inspirasimu saat ini, ketahuilah TUHAN sanggup memakai orang yang tidak berarti untuk dijadikan berarti. Mungkin orang menghinamu, melecehkanmu, bahkan berbicara yang bukan-bukan tentang kamu.
Tenang saja, TUHAN tidak melihat situasi itu, karena TUHAN tidak melihat situasi, dan DIA sedang menyelidiki hati kita.
Bahkan orang yang difabel dan hampir mau bunuh diri dapat dipakai TUHAN untuk memancarkan Kasih-Nya, apa yang membuatmu berpikir bahwa TUHAN tidak dapat memakaimu?
Mungkin kamu berkata, “hidupku belum layak”, sebenarnya tidak ada satu pun dari kita yang layak, karena sebelumnya kita memang tidak layak, tapi kita dilayakkan oleh-Nya di dalam Kematian dan Kebangkitan-Nya untuk mengambil bagian.
Jika kita mau, maka DIA akan menyempurnakan kita, bukan karena kita memang sudah sempurna.

TUHAN memelihara orang-orang sederhana;
aku sudah lemah tetapi diselamatkan-Nya aku.
(Mazmur 116:6)

TUHAN selalu memelihara kita di dalam kesederhanaan kita. Itulah bukti bahwa DIA menerima kita apa adanya. Bukan orang yang tinggi hati yang dipelihara TUHAN, tapi orang yang sederhana.
Berpikirlah sesederhana ini, “ENGKAU sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada yang mustahil bagi-Mu!!”

Tidak ada satu orang pun yang akan luput dari proses.
TUHAN YESUS KRISTUS juga mendapatkan proses ketika DIA mengambil rupa seorang manusia. DIA harus menghadapi padang gurun dan dicobai iblis.
Semua orang yang tertulis di dalam Alkitab tidak ada yang terluput dari proses.
Terkadang yang dipakai TUHAN untuk memproses kita adalah orang-orang terdekat kita, dan jangan berharap proses itu akan enak.
Berlian adalah arang yang telah keluar dari proses yang sangat-sangat panas.
Karaktermu akan terbentuk ketika kamu diproses. Jadi jangan lari ketika diproses, karena di dalam proses itulah biasanya akan keluar sesuatu yang berkilau.
TUHAN tidak mengiginkan kita menjadi seorang penakut, tetapi menjadi pemberani. Karena kita tahu ketika kita bersama TUHAN kita lebih dari mampu untuk menaklukkan Goliat!

Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”
(Wahyu 21:8)

Karena dengan Engkau aku berani menghadapi gerombolan,
dengan Allahku aku berani melompati tembok.
(2 Samuel 22:30)

TUHAN YESUS KRISTUS Memberkati..
Segala Kemuliaan Hanya Bagi Nama-Nya..

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Share. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s