Berawal Dari Dalam

Segala pujian, syukur, hormat hanya bagi Nama TUHAN YESUS KRISTUS karena hanya DIAlah yang layak!! Semoga dengan tulisan saya yang sedikit dan banyak gambarnya ini bisa membangun kita semua, meskipun sebenarnya saya tidak layak tapi saya menjadi sedikit berani menyampaikannya karena kita semua sudah dilayakkan oleh Darah Kristus..

Ingatlah suadara/saudariku yang terkasih dalam Kristus Yesus, bahwa awal dari kehidupan berasal dari dalam..

dari dalam rahim seorang ibu semua berawal dan itu semua berasal dari ‘dalam’..
betapa pentingnya sebenarnya bagian dalam dari diri kita, yaitu hati kita.

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
(Amsal 4:23)

Janin merasa aman terjaga ketika berada di dalam rahim dan ia mendapatkan kehangatan dan asupan makan yang cukup untuk menghidupinya. Begitupun juga kita, menjaga hati adalah sama dengan menjaga hidup kita sendiri.

Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.
(Amsal 27:19)

Diri kita yang sebenarnya adalah diri kita yang ada di dalam bukan yang terlihat diluar, karena apa yang dari dalam mempengaruhi apa yang diluar tapi apa yang dari luar belum tentu menggambarkan apa yang ada di dalam.

Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.
(Matius 15:18)

Perhatikan tunas yang keluar dari dalam tanah. Itu cukup membuktikan bahwa diri kita yang sebenarnya adalah diri kita yang ada di dalam, apa yang keluar dari mulut kita adalah yang berasal dari dalam.
Biji apa yang kita tanam di dalam tanah maka yang tumbuh adalah tumbuhan yang bijinya kita tanam itu, tidak mungkin kita menanam biji mangga yang keluar adalah tunas durian. Jadi diri sebenarnya tumbuhan itu adalah yang ada di dalam tanah.

Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama? Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.
(Yakobus 3:11-12)

Coba lihat bagian dalam diri kita, selidiki bagaimana sebenarnya diri kita. Jika masih banyak yang belum beres mari kita datang kepada TUHAN dan bereskan semuanya dihadapan-Nya.
Hati-hatilah dengan setiap perkataan yang keluar dari mulut kita..

Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan seluruh roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalalan oleh api neraka.
(Yakobus 3:6)

Jadi seburuk itukah lidah kita?

Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum
(Matius 12:37)

Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya.
(Amsal 10:20)

Lidah kita bisa membakar diri kita dan orang lain

atau lidah kita menjadi seperti api unggun yang menghangatkan banyak orang..

TUHAN YESUS KRISTUS memberkati.. 🙂

Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.
(1 Tawarikh 29:11)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Share. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s