Mendengarkan Suara-Nya

Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataanku aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.
Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang.

(Yesaya 50:4-5)

Mendengarkan suara TUHAN adalah bukan sesuatu yang asing bagi orang-orang Kristen, karena kita adalah domba-domba-Nya (Yoh 10:27), maka kita harus mendengarkan Suara Gembala Agung kita, yaitu TUHAN YESUS KRISTUS yang akan membawa kita ke padang rumput yang hijau dan ke air yang tenang.

15651_596121930419938_574386777_n

Domba adalah hewan dengan penghilatan yang buruk, oleh karena itu mereka lebih mengandalkan pendengaran untuk mendengarkan suara gembala yang menuntun mereka ke tempat yang harus mereka tuju, sama seperti kita yang harus juga mendengar suara Gembala Agung untuk berjalan ke tempat yang Ia inginkan. Dan lagi, bukankah kita adalah anak-anak-Nya? Adakah seorang anak yang tidak pernah mendengar suara bapanya, padahal mereka tinggal dalam satu rumah? Demikianlah kita berdoa “Bapa kami yang di surga ……”, bukankah benar DIA adalah Bapa kita?

Lalu kenapa kita tidak dapat mendengarkan suara-Nya? Hal ini tergambar jelas pada Firman TUHAN yang diambil dari Kitab Yesaya di atas, yaitu kita memberontak. Dosa adalah pemberontakan yang dilakukan manusia terhadap TUHAN, sehingga hubungan antara manusia dengan TUHAN menjadi putus. Selain itu, karena kita terus memandang ke belakang. Bukankah aku telah ditebus? Bukankah Anugrah TUHAN telah merubuhkan segala tembok pemisah?

Betul..

Anugrah TUHAN tidak pernah akan bisa dibatasi oleh keterbatasan kita dan Ia adalah TUHAN yang mengampuni segala dosa dan kesalahan kita ketika kita minta ampun kepada-Nya, namun Anugrah-Nya bermaksud untuk membuat kita bertobat dari jalan kita yang jahat dan masuk dalam pengudusan yang sesungguhnya di dalam Roh dan kebenaran, bukan agar kita menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk terus tinggal di dalam dosa.

Pengalaman penulis tentang mendengar suara-Nya terjadi ketika banyak kesaksian yang penulis dengar dari Hamba TUHAN dan saudara-saudara seiman tentang Suara-Nya. Bahkan ada seorang saudara seiman yang waktu itu mendorong penulis untuk lebih dekat dengan-Nya dalam persekutuan pribadi yang lebih intim dan fokus mendengarkan suara-Nya. Kuncinya sebenarnya adalah kesungguhan hati yang benar-benar ingin dekat dengan TUHAN dan meninggalkan hidup yang lama, minta untuk terus TUHAN ubah, terus membaca Firman-Nya dengan hati yang penuh penghormatan akan Firman-Nya, dan mengasihi Firman-Nya sebagai Surat Cinta dari Sang Penebus kita.

Sekali-kali penulis tidak akan bermegah akan apa pun tentang hal ini, penulis tidak menulis ini untuk bermegah atas apa pun. Karena penulis menyadari bahwa penulis sangat-sangat tidak layak untuk mendengarkan Suara-Nya, tapi kita semua dilayakkan karena Salib-Nya. Terimakasih TUHAN! HalleluYah!

Penulis tuliskan ini sebagai dorongan kepada semua orang yang percaya untuk mencari-Nya dengan sungguh-sungguh, bukan dengan kekuatan pribadi, namun dengan Kuasa Roh Kudus, Roh YESUS KRISTUS yang diutus Bapa untuk tinggal dalam kita, menjadi Penolong, Penghibur, Penuntun, dan Harta Rohani dalam bejana tanah liat ini.

Dengan dorongan yang sama seperti ketika penulis didorong oleh seorang saudara seiman, bahkan lebih dari itu, karena dorongan Roh Kudus yang telah mengenal kita semua sebelum dunia dijadikan, penulis mendorong semua orang-orang percaya untuk lebih dekat lagi dengan-Nya. Bangun hubungan tanpa batas dengan Roh-Nya, katakan segala hal kepada-Nya ketika bangun, berdiri, atau sedang melakukan apa pun. Mulai persekutuan dengan Firman-Nya dan doa-doa pribadi atau persekutuan bersama-sama. Ia sangat mengasihi kita lebih dari yang kita tahu, Ia sangat  rindu dekat dengan kita. Ia menerima kita dengan Cinta-Nya yang Kekal. Bukan karena kita layak, tapi karena Salib-Nya!!

HalleluYah bagi Anak Domba yang telah disembelih!! Telah bangkit dan hidup dan duduk memerintah di sebelah kanan Allah Bapa!! Dan yang mencurahkan Roh-Nya pada setiap orang yang percaya pada pemberitaan Injil di dalam Nama YESUS KRISTUS!!

katanya dengan suara nyaring:
“Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!”

(Wahyu 5:12)

In Him, Through Him, For Him

JESUS CHRIST

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Share. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s