Kuas

Aku belajar menerima
Bagai kuas
Meski putih
Atau hitam
Meresap jadi satu
Dalam lembaran kanvas

Aku bagai lukisan
Penuh cacat
Ubah aku
Aku akan diam
Sampai engkau selesai

Aku yakin

Hitam tak salah
Biru membuat kau terbang
Hijau hidupkan raga

Ya..
Kasih tak pernah salah
Hanya selalu kebencian buat kau buta
Egois buat kau lupa
Selalu indah jika memaafkan
Melupakan
Menerima

Jika kuas selalu ciptakan hal yang manis
Di mana luapan perih akan pergi
Ketika karsa tak mampu membendung
Seluruh rintik kekecewaan
Berkelut dalam jiwa

Sekali lagi..
Sapu aku dalam hadirmu
Buat aku mengerti
Segalanya mampu berubah

Aku tak mau terus terang
Pada setiap mata
Setiap pikiran
Namun itu engkau
Hanya engkau
Yang tak pernah berubah

Kuas..

Paints and brushes

This picture was taken from: pixshark.com

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s