Pukul aku!

Tungkaiku gemetaran
Letuknya seperti irama
Penuh teriakan
Orang terajam batu

Jeritan melengking
Terbang hingga cakrawala
Bagai dentuman
Terhantam tanah
Lalu mengalir darah!

Tetes demi tetes
Luruh kesahku
Aku terhempas
Bangkit pula

Lalu membentak sekutuku

“Pukul aku!”

Tapi ia pergi
Lalu singa remukkan ia
Karena ia tak tahu
Bahwa ada gulungan pesan
Dalam tanganku!

Berapa talenta harus ku bayar?
Bukankah aku orang upahan?
Maka jangan hilangkan!
Agar kau tak terperosok
Pada mulut singa itu jua!

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s