Novelis

Ketukan irama
Muncul dari berkas itu
Terbang naik turun
Dalam kebisingan

Novelis memahat memori
Melesat dalam waktu
Soroti tangis dan tawa
Bagai lampu pertunjukan
Tertuju pada aktor

Lukisan waktu
Semakin hening
Larut dalam rona senja
Burung melesat bagai komet
Sinar lampu bagai berlian
Terlihat dari jauh

Ruas demi ruas
Terpoles pesona
Garis lembut biru
Pecah pada sisinya
Terus saja sajakmu
Menyebar bagai cahaya
Terkuak karena rotasi

Tulisan memang baik
Ketika kuas berhenti bagai kuda
Tergantung seperti bintang

Pejamkan matamu..

Kata demi kata terus berdetak
Meski gelap lingkupi
Percaya bahwa kata
Akan tetap terasa
Ketika jemari
Meraba dalam hati

novelist

This pict was taken from: www.wisegeek.com

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s