Bahasa Roh

Ada banyak perbedaan pendapat tentang bahasa roh, dalam hal ini saya tidak hendak menyatakan yang satu salah dan yang lain benar, jadi mari kita lihat apa yang Alkitab katakan tentang bahasa roh.

1 Korintus 14:2  Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Silahkan baca keseluruhan dari 1 Korintus 14, anda akan menemukan bahwa bahasa roh itu tidak membangun orang lain, tetapi diri sendiri. Jadi apakah bahasa roh salah jika diucapkan dalam pertemuan jemaat? Tidak juga. Itu adalah hak masing-masing orang untuk mengekspresikan sesuatu berdasarkan apa yang ia tahu, tapi ketika itu diucapkan dalam pertemuan orang-orang percaya, hal itu tidak membangun. Lalu kenapa kitab Yudas 1:20 mengatakan “….berdoalah dalam Roh Kudus“.

Yudas 1:20  Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.

Jude 1: 20 – GOD’S WORD
Dear friends, use your most holy faith to grow. Pray with the Holy Spirit’s help.

Harus dipahami tulisan ini dalam konteksnya, Yudas sedang memperingatkan orang-orang percaya akan guru-guru palsu, kemudian ia memperingatkan orang-orang percaya agar tetap mengikuti ajaran para rasul dan membangun diri di atas dasar iman yang paling suci dan berdoa di dalam Roh Kudus. Jadi yang saya pahami dalam kata-kata “berdoalah dalam Roh Kudus” adalah berdoa dengan bantuan Roh Kudus seperti yang dikatakan di dalam kitab Roma 8:26-27.

Rome 8:26-27 (MSG)  Meanwhile, the moment we get tired in the waiting, God’s Spirit is right alongside helping us along. If we don’t know how or what to pray. It doesn’t matter. He does our praying in and for us, making prayer out of wordless sighs, our aching groans. He knows us far better than we know ourselves, knows our pregnant condition, and keep us present before GOD.

Jadi ketika kita tidak tahu lagi harus berkata apa-apa, Roh Kudus membantu kita berdoa, sementara kita sedang menantikan pernyataan sebagai anak-anak Allah, kita membangun diri di dalam Roh Kudus, kita dikuatkan di dalam Roh Kudus selama kita melalui hari-hari kita sebagai perantau di dunia ini, untuk akhirnya dapat sampai kepada tanah air kita yaitu Kerajaan Allah. Saya tidak menemukan indikasi dalam ayat-ayat tersebut kalau berdoa di dalam Roh Kudus dapat membangun orang lain, justru saya makin yakin bahwa berdoa di dalam Roh Kudus adalah untuk membangun diri kita selama di dunia ini.

Saya pernah sekali mengajak teman saya yang tidak familiar dengan bahasa roh ke dalam suatu persekutuan doa di mana semua orang berbahasa roh. Hasilnya setelah ibadah teman saya kebingungan dan keheranan. Mudah-mudahan dengan tulisan ini anda tidak bingung lagi. Jadi bahasa roh adalah salah satu karunia dari TUHAN, tidak semua orang bisa dan harus dipaksakan bisa, dan itu dipakai untuk membangun diri sendiri.

Silahkan tinggalkan komentar dengan cara yang membangun jika tidak sependapat, saya siap diajak tukar pikiran. Kemuliaan bagi TUHAN.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Nulis, Share. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s